Mutiara
Tanpa Cahaya
(Karya:
Indah Khusnul Khotimah)
Dunia kini dalam cengkraman kegelapan
Sinar mentari, tak lagi mampu
Menembus lorong kecil penuh debu
Bulan bintang mengingkari janjinya
kulihat…
Bayang-bayang
semu mulai tertinggal
Siap mengusik putaran kehidupan
Lalu, aku tunduk pada kemunafikan
Dalam alunan
Alang-alang bergoyang yang ku dengar
Bersautan dengan jangkrik-jangkrik nakal
Yang selalu ku nikmati dalam kesendirian
Aku ingin tertawa di alam semesta
Tapi, hanya bisa bertapa
Menelanjangkan diri dari kebahagiaan
Aku
berlari, tapi tak teraihkan
Aku
berteriak, tapi tak didengar
Hanya
harapan yang mengalun
Dalam
sisa kehidupan
Anggun
(karya: Renata, Marcel, Erna, Eka)
Lembut..
Halus…
Ramah..
Senyummu menerangkan jalan fikiran kami yang
ruwet...
Kaulah ibu dosen idola kami...
Bu Fifit Firmadani...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar